5 Alasan Indonesia Unggul Atas Bahrain
Partai Kedua Timnas Indonesia di Pra Piala Dunia boleh jadi merupakan partai hidup-mati. Bagaimana tidak, setelah “dibungkam” tiga gol tanpa balas di Teheran, inilah saatnya Merah Putih membuka peluang.
Namun, kali ini kita mesti optimis bahwa partai selasa besok adalah milik Timnas Garuda. Berikut alasan-alasan kuatnya :
- Rekor pertemuan Indonesia-Bahrain adalah (m-m-s-k) : 5-2-2-1, dengan pertemuan terakhir di Piala Asia 2007 adalah kemenangan untuk Indonesia dalam laga di GBK.
- Bahrain belum teruji betul dalam, karena belum pernah tampil sekalipun selama Pra Piala Dunia ini. Pelajaran terakhir dari Iran akan mempersolid Timnas.
- Boaz-Bustomi-Nasuha-Salampessy telah siap bergabung kembali setelah sebelumnya absen dalam laga di Teheran. Mereka adalah pemain kunci yang belum ada duanya.
- Ada kemungkinan dengan tampilnya Boaz serta absennya M Ilham, Coach Wim akan “mereformasi” skema tim menjadi 4-3-3, dimana Markus akan ditopang Hamka dan Robby serta dua bek sayap Salampessy dan Nasuha. Di tengah akan muncul trio gelandang sentral : Firman-Hariono-Bustomi yang akan mendukung trio penyerang dahsyat garuda : Boaz-Gonzales-Bachdim.
- Terakhir, Ini GBK Bung ! Diyakini ratusan ribu pendukung fanatik Merah Putih akan membanjiri Senayan dan boleh jadi ini malapetaka teror mental buat Tim Bahrain. Piala Asia 2007 lalu terlihat mereka sungguh grogi bermain di hadapan pemain ke-12 Indonesia ini.
